13 Pesan Umum Gizi Seimbang (PUGS) : 1. Makanlah beraneka ragam makanan. 2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi. 3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi. 4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi. 5. Gunakan garam beriodioum. 6. Makanlah makanan sumber zat besi. 7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 4 bulan. 8. Biasakan makan pagi. 9. Minumlah air bersih dan aman yang cukup jumlahnya. 10. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur. 11. Hindari minum minuman beralkohol. 12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan. 13. Bacalah label makanan yang dikemas.

Jumat, 10 Juni 2011

Telur Puyuh, Si Mungil yang Sakti


Beruntunglah kita penduduk Indonesia. Telur puyuh bisa didapatkan dengan mudah dengan harga relatif murah. Di kawasan Eropa Barat dan Amerika Utara, telur puyuh dianggap sebagai makanan mewah. Padahal, telur mungil itu memiliki manfaat segudang banyaknya.
Dengan berat 10 gram hingga 12 gram, satu butir telur puyuh berisi banyak unsur yang dibutuhkan agar tubuh menjadi sehat. Nilai gizi telur puyuh tiga hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam, yang memiliki berat 50 hingga 70 gram per butir.
Telur puyuh mengandung 13 persen protein, telur ayam hanya 11 persen. Selain itu, telur puyuh mengandung 140 mu-g vitamin B1, bandingkan dengan 50 mu-g yang ada di telur ayam. Kandungan vitamin A dan B2 telur puyuh dua kali telur ayam.
Telur puyuh memiliki zat besi dan potasium lima kali lebih banyak daripada telur ayam. Karena kandungan tersebut, telur puyuh masuk dalam kategori dietary food.
Bagusnya telur puyuh tidak memiliki kolesterol jahat (LDL) dan sangat kaya dengan kolesterol baik (HDL). Tak seperti telur ayam, telur puyuh tidak menyebabkan alergi. Malah, telur puyuh bisa membantu mengatasi gejala alergi. Mereka memiliki yang namanya protein ovomucoid, yang dipakai untuk produksi obat antialergi.
Telur puyuh dapat dimakan mentah. Tentunya, setelah telur tersebut dicuci dalam air panas. Tidak perlu khawatir tentang adanya Salmonella karena suhu tubuh burung puyuh lebih tinggi daripada ayam sehingga Salmonella tidak dapat hidup.
Dalam artikel dari situs Gout Pain, disebutkan bahwa penderita asam urat sama sekali tidak dilarang makan telur, termasuk telur puyuh. Itu karena telur mengandung unsur purin yang rendah. Meski demikian, jumlah konsumsinya harus dibatasi. Untuk telur ayam, hanya tiga butir per pekan, disesuaikan pula untuk konsumsi telur puyuh. Yang berbahaya untuk penderita asam urat adalah burung puyuh itu sendiri.
Merupakan kebiasaan bagus untuk mengonsumsi 3-5 butir telur puyuh setiap pagi. Itu gunanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki proses metabolisme. Setelah 3-4 bulan rutin makan telur puyuh, tubuh akan terasa selalu berenergi.

Berikut salah satu resep yang menggunakan telur puyuh:
TELUR PUTUH BUMBU PEDAS


Bahan:

15 butir telur puyuh, rebus, kupas
250 gram kentang, kupas, potong dadu
2 sdm bawang goreng
500 ml air
3 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu yang Dihaluskan:
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
6 buah cabai merah keriting
1/4 sdt merica
2 butir kemiri, sangrai
1 sdt garam

Bumbu Lainnya:
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
2 cm jahe, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
1,5 sdt gula

Cara Membuat:
1. Tumis bumbu yang dihaluskan bersama daun salam, serai, jahe dan lengkuas hingga matang.
2. Tuangkan air, aduk hingga mendidih
3. Masukkan kentang, masak hingga setengah matang
4. Masukkan telur dan gula. Masak hingga semua bahan matang dan bumbu meresap. Angkat, sajikan dengan taburan bawang goreng.

Nilai Gizi per Porsi:
Energi: 72,11 kkal
Protein: 2,42 gram
Lemak: 4,75 gram
Karbohidrat: 4,9 gram
Selengkapnya...

Kamis, 09 Juni 2011

Diabetes Mellitus, Apa dan Bagaimana....???


Banyak orang yang masih menganggap penyakit diabetes melitus merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang hanya timbul karena faktor keturunan. Padahal, setiap orang dapat mengidap diabetes melitus, baik tua maupun muda. Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita diabetes melitus di dunia. Pada tahun 2000 saja, terdapat sekitar 5,6 juta orang Indonesia yang mengidap diabetes melitus. Angka ini diperkirakan meningkat setiap tahunnya hingga pada tahun 2030 mencapai 21,3 juta orang.

Lalu sebenarnya apa diabetes mellitus itu...???
Diabetes Melitus atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan kencing manis merupakan penyakit yang terjadi akibat terganggunya proses metabolisme gula darah di dalam tubuh. Insulin yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas sangat penting untuk menjaga keseimbangan kadar glukosa, yaitu untuk orang normal (non diabetes) waktu puasa antara 60-120 mg/dl dan 2 jam sesudah makan dibawah 140 mg/dl. Bila terjadi gangguan pada kerja insulin, baik secara kuantitas maupun kualitas, keseimbangan tersebut akan terganggu sehingga kadar glukosa darah cenderung naik.

Apa gejala orang menderita diabetes mellitus...???
Ada tiga gejala klasik yang umumnya ditemui, yaitu poliuri (sering kencing), polidipsi (selalu merasa haus) dan polofagi (selalu merasa lapar). Namun, selain ketiga gejala tersebut, juga terdapat gejala lain, yaitu sering kesemutan, berat badan turun, rasa gatal-gatal, mata mulai kabur, luka/abses yang sulit sembuh, cepat lelah dan mengantuk, berat bayi lahir > 4 kg serta impotensi.

Siapa yang memiliki resiko mengidap diabetes mellitus...???
Penyakit diabetes mellitus kebanyakan adalah penyakit keturunan tetapi bukan penyakit menular. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa penyakit ini pasti menurun kepada anak. Walaupun kedua orangtua menderita penyakit diabetes mellitus, kadang-kadang anaknya tidak ada yang menderita penyakit tersebut. Berikut siapa saja yang memiliki resiko menderita penyakit diabetes mellitus:
1. Kedua orangtua mengidap penyakit diabetes mellitus
2. Salah satu orangtua, saudara kandung atau salah satu anggota keluarga (nenek, paman, bibi, keponakan, sepupu) mengidap penyakit diabetes mellitus
3. Pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg
4. Pada waktu pemeriksaan kesehatan pernah ditemukankadar glukosa darah melebihi antara 140-199 mg/dl.
5. Berat badan termasuk kategori gemuk (obesitas)
6. Tes gula dalam urin positif

Penyakit diabetes mellitus janganlah dijadikan momok tapi kendalikanlah agar dapat hidup bahagia bersama diabetes. Bila diremehkan, komplikasi penyakit diabetes mellitus dapat menyerang seluruh anggota tubuh. Ternyata diabetisi mempunyai kecenderungan:
- dua kali lebih mudah mengalami stroke
- dua puluh kali lebih mudah buta
- dua kali lebih mudah mengalami penyakit jantung koroner/infark atau payah jantung
- tujuh belas kali lebih mudah mengalami gagal ginjal kronik
- lima kali lebih mudah menderita gangren
Jika kita mengetahui apakah sebenarnya penyakit diabetes mellitus itu dan kemudian merawatnya dengan baik, semua komplikasi tersebut akan tertunda atau batal pemunculannya. Kalau diabetisi sudah terlanjur mengidap komplikasi, perawatan dan pengobatan yang tertib dan baik akan mencegah kelanjutan komplikasi-komplikasi tersebut.

Bagaimana pengaturan makan bagi penderita diabetes melitus…???
Pengaturan makan merupakan pilar utama pengelolaan diabetes mellitus selain aktivitas fisik, edukasi kesehatan dan obat. Namun, Diabetisi (orang dengan diabetes) sering mendapat berbagai informasi tentang makanan dan diabetes melitus dari berbagai sumber yang tidak selalu benar. Informasi yang kurang tepat sering kali merugikan Diabetisi itu sendiri, antara lain tidak lagi dapat menikmati makanan kesukaan mereka.
Sebenarnya anjuran makan pada Diabetisi sama dengan anjuran makan sehat umumnya, yaitu makanan menu seimbang dan sesuai dengan kebutuhan kalori masing-masing. Sebaliknya anjuran makan bagi Diabetisi juga akan sangat baik untuk orang sehat yang non diabetes melitus dan juga untuk mencegah penyakit salah gizi yang lainnya.
Tujuan makan sesuai kebutuhan kalori adalah agar dapat mencapai dan mempertahankan berat badan yang normal. Pada Diabetisi yang gemuk, kadar gula darah sulit dikendalikan, sehingga berat badan perlu dibuat normal. Berat badan normal berkisar antara kurang dari 10% sampai lebih dari 10% dari berat badan ideal. Berat badan ideal adalah 90% x (tinggi badan dalam cm dikurang 100 kg). Bila tinggi badan 160 cm, maka berat badan idamannya adalah 90% x (160-100) kg = 54 kg. Berolahraga dengan teratur dapat membantu menurunkan berat badan dan mengendalikan kadar gula darah.
Selain perlu mencapai gula darah dan mempertahankan gula darah mendekati normal, Diabetisi juga perlu mencapai dan mempertahankan lemak darah serta tekanan darah yang normal. Diabetisi tak perlu takut makan dan dianjurkan makan bersama anggota keluarga lainnya, yaitu menu makanan yang seimbang sesuai kebutuhan gizi.
Kandungan zat gizi dalam makanan serta anjurannya untuk diabetisi sebagai berikut:
1. Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama untuk kegiatan sehari-hari dan terdiri atas tepung-tepungan dan gula. Diabetisi dianjurkan mengkonsumsi padi-padian, sereal, buah dan sayuran karena mengandung serat tinggi, juga vitamin dan mineral. Makanan yang perlu dibatasi adalah gula, madu, sirup, kue kukis, dodol dan kue-kue manis lainnya. Karbohidrat sederhana seperti gula hanya mengandung karbohidrat saja tetapi tidak mengandung zat gizi penting lainnya sehingga kurang bermanfaat bagi tubuh.
2. Protein
Protein adalah zat gizi yang penting utuk pertumbuhan dan pengganti jaringan yanng rusak. Oleh karena itu perlu makan protein setiap hari. Sumber protein banyak terdapat dalam ikan, ayam, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
3. Lemak
Lemak juga sumber tenaga. Bagi Diabetisi makanan jangan terlalu banyak digoreng, sebaiknya lebih banyak dimasak menggunakan sedikit minyak sepeti dipanggang, dikukus, dibuat sup, direbus atau dibakar. Batasi konsumsi makanan tinggi kolesterol seperti otak, jerohan, kuning
4. Vitamin & mineral
Vitamin dan mineral terdapat pada sayuran dan buah-buahan, berfungsi utuk membantu melancarkan kerja tubuh. Apabila kita makan makanan yang bervariasi setiap harinya maka tidak perlu lagi vitamin tambahan. Diabetisi perlu mencapai dan mempertahankan tekanan darah yang normal. Oleh karena itu perlu membatasi konsumsi natrium. Hindari makanan tinggi garam dan vetsin. Anjuran makan garam dapur sehari kira-kira 6-7 gram (1 sendok teh).
Bagaimana menu seimbang untuk diabetisi…???
Makanlah beraneka ragam makanan yang mengandung sumber zat tenaga, sumber zat pembangun serta sumber zat pengatur.
1. Makanan sumber zat tenaga mengandung zat gizi: karbohidrat, lemak, dan proten. Makanan sumber zat tenaga antara lain nasi serta penggantinya seperti roti, mie, kentang, dll.
2. Makanan sumber zat pembangun mengandung zat gizi protein dan mineral. Makanan sumber zat pembangun antara lain kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, ayam, daging, susu, keju dll.
3. Makanan sumber zat pengatur mengandung vitamin dan mineral. Makanan sumber zat pengatur antara lain sayuran dan buah-buahan.

Untuk dapat makan sesuai kebutuhan gizi, anda perlu mengetahui kebutuhan kalori sehari. Selain membantu dalam kebutuhan kalori, ahli gizi juga menyaranakan variasi makanan sesuai dengan daftar bahan makanan penukar.
Porsi makanan hendaknya tersebar sepanjang hari, yaitu makan pagi, makan siang, dan makan malam serta kudapan diantara waktu makan. Diabetisi yang menggunakan insulin atau OHO, sebaiknya memperhatikan jadwal makan teratur, jenis serta jumlah makanan. Bila mereka makan tidak teratur, dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan kadar gula darah < 60 mg/dL) yang bisa membahayakan. Sebagai pedoman, dianjurkan makan 6 kali sehari yang terdiri dari 3 kali makan utama, 3 kali snack (kudapan) dengan interval 3 jam. Contoh:
- Pukul 06.30 makan pagi
- Pukul 09.30 makan kecil atau buah
- Pukul 12.30 makan siang
- Pukul 15.30 makan kecil atau buah
- Pukul 18.30 makan malam
- Pukul 21.30 makan kecil atau buah
Jadwal ini dapat berubah asalkan intervalnya tetap 3 jam. Dalam melaksanakan diet diabetes sehari-hari, hendaknya diikuti pedoman “3J” (Jumlah, Jadwal, Jenis), artinya:
J1: Jumlah kalori yang diberikan harus habis.
J2: Jadwal diet harus diikuti sesuai dengan intervalnya, yaitu 3 jam.
J3: Jenis makanan manis harus dihindari, termasuk buah golongan A yaitu anggur, duku, durian, jeruk manis, mangga, nanas, sawo, rambutan, sirsak, nangka masak, kurma, melon, pisang tanduk, pisang mas dan pisang raja.

Untuk mengetahui kebutuhan kalori, komposisi makanan yang harus dimakan serta penanganan diabetes mellitus dengan komplikasi, maka hubungu ahli gizi anda.

-Semoga Bermanfaat-
Selengkapnya...

Minggu, 08 Mei 2011

Alergi Makanan, Apa dan Bagaimana...???

Apa itu alergi makanan…???
Alergi makanan merupakan reaksi kepekaan yang terjadi pada bagian-bagian tertentu dari tubuh manusia terhadap beberapa jenis makan tertentu. Alergi makanan merupakan salah satu masalah yang penting pada anak, karena makanan merupakan suatu zat yang mutlak diperlukan pada tumbuh kembang anak. Bila anak mempunyai alergi terhadap bahan makanan utama yang sangat diperlukan pada proses tumbuh kembangnya, maka keadaan ini akan merugikan di kemudian hari.

Lalu, apa bedanya alergi makanan dengan intoleransi makanan…???
Alergi makanan bukan termasuk intoleransi makanan. Gejala yang timbul dari alergi makanan disebabkan oleh makanan yang masuk melalui oral (mulut) maupun melalui suntikan. Sedangkan intoleransi makanan terjadi jika setelah pemasukan makanan tertentu dan tidak terjadi jika makanan diberikan melalui suntikan. Intoleransi makanan biasanya disebabkan oleh defisiensi atau kekurangan suatu enzi dalam tubuh, gangguan pencernaan maupun reaksi psikologis.

Bagaimana alergi makanan terjadi…???
Alergen yang terdapat pada makanan adalah komponen utama terjadinya alergi makanan. Alergen ini berupa protein yang tidak rusak pada saat proses memasak, dan tidak rusak pada saat berada di keasaman lambung. Akibatnya alergen dapat melenggang mulus di dalam tubuh masuk ke peredaran darah mencapai organ yang menjadi targetnya guna menimbulkan reaksi alergi. Mekanisme terjadinya alergi makanan melibatkan sistem imun dan herediter/keturunan.
Alergi makanan merupakan reaksi hipersensitif yang artinya sebelum reaksi alergi terhadap alergen pada makanan muncul, seseorang harus pernah terkena alergen yang sama sebelumnya. Pada saat pertama kali terkena, alergen akan merangsang limfosit (bagian dari sel darah putih) untuk memproduksi antibodi (IgE) terhadap alergen tersebut. Antibodi ini akan melekat pada sel Mast jaringan tubuh manusia. Jika kelak orang tersebut memakan makanan yang sama maka antibodi ini akan menyuruh sel Mast untuk melepaskan histamin. Zat kimia yang bernama histamin inilah yang menyebabkan gejala alergi makanan.

Apa saja gejala yang timbul…???
Gejala yang timbul akibat alergi makanan bervariasi tergantung antigen yang menyebabkan reaksinya. Gejala dapat muncul beberapa menit setelah makan atau berjam jam kemudian. Biasanya gejala yang timbul pada sisitem pernafasan seperti asma, brochitis dan rhinitis. Sedangkan gejala yang timbul pada sistem pencernaan seperti rasa mual, muntah, diare, dan nyeri perut. Namun, gejala alergi yang paling ditakutkan dikenal dengan nama anafilaktik syok. Gejala ini ditandai dengan tekanan darah yang menurun, kesadaran menurun, dan bila tidak ditangani segera dapat menyebabkan kematian.

Lalu, makanan apa yang biasanya sering menimbulkan alergi…???Pada orang dewasa : makanan laut seperti kerang, udang, lobster, kepiting, cumi cumi, dan ikan. Beberapa jenis kacang kacangan seperti kacang kenari, kacang tanah. Yang paling sering ditemukan adalah alergi telur.
Pada anak anak : Pola alergi yang terjadi terkadang berbeda dengan orang dewasa. Makanan yang sering menimbulkan alergi pada anak adalah telur, susu, kacang tanah, dan buah buahan seperti tomat dan stroberi.

Tes apa saja yang dilakukan untuk mengetahui alergi makanan…???
Terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk mengetahui alergi makanan. Salah satunya dengan tes diet yang terdiri dari eliminasi dan provokasi. Tes diet eliminasi adalah dengan memberikan makanan yang memiliki daya alergenik rendah. Tes diet ini dilakukan selama 3 minggu, setelah itu dilakukan tes diet provokasi yaitu dengan memberikan makanan yang memiliki daya alergenik tinggi.

Bagaimana pengaturan makan bagi orang yang memiliki alergi…???

Menghindari makanan yang menjadi penyebab alergi merupakan hal yang paling utama dalam penanganan alergi makanan. Setelah diketahui jenis makanan yang menyebabkan alergi maka makanan tersebut harus segera dihapuskan dari daftar menu sehari hari. Caranya adalah harus dapat membuat daftar makanan/kandungan makanan yang ia makan sehari hari. Ketika alergi muncul, maka ia dapat melihat kembali apa apa saja yang ia makan sebelum munculnya alergi. Bila sudah ditemukan, segera hapus jenis makanan tersebut dari daftar menu.
Bila gejala alergi telah muncul maka perlu dilakukan pengobatan terhadap gejala yang timbul. Misalnya dengan pemberian obat antihistamin untuk mengatasi gejala pada kulit, saluran cerna, asma, bersin dan rasa tidak enak pada hidung. Bila gejala yang timbul sangat berat, segeralah membawa pasien tersebut ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Bagaimana menu makanan orang yang memiliki alergi…???
Orang yang memiliki alrgi sering dihadapkan antara dua pilihan yang sama-sama tidak enak mengenakkan. Pertama harus menghindari penyebab alergi makanan dengan mengkonsumsi makanan pengganti yang nilai gizinya tidak kalah bagus. Pilihan lainnya adalah tetap mengkonsumsi makanan penyebab alergi tetapi harus mengalami siksaan gejala alergi yang sangat mengganggu dan harus terus mengkonsumsi obat antihistamin. Dari dua pilihan tersebut tampaknya menghidari penyebab alergi makanan adalah pilihan yang relatif lebih menguntungkan.
Karena makanan penyebab alergi pada umumnya bergizi tinggi, maka sebaiknua harus dicari makanan pengganti yang relatif aman yang nilai gizinya tidak kalah bagusnya. Misalnya, ayam dan telur diganti daging sapi, tahu dan tempe atau mentega diganti margarin, susu sapi bisa diganti susu kedelai dan sebaginya.
Namun, alergi pada anak dapat membuat orang tua kebingungan karena merasa menu makanan pada penderita alergi sangat terbatas sehingga sering timbul kebosanan. Bila kita cermat dalam menyususn menu makanan, maka masalah pemberian makanan pada anak-anak aleri dapat diatasi tanpa harus mengurangi nilai gizi dan makanan. Berikut ini salah satu contoh menu untuk anak yang memiliki alergi makanan:

Bagun tidur : Susu kedelai
Makan pagi : Nasi goreng + kerupuk
Snack pagi : Kue nagasari
Makan siang : Nasi
Pepes ikan mas
Tempe goreng
Sayur asem
Melon
Snack sore : Koktail
Makan malam : Nasi
Sate daging sapi
Tempe bacem
Tumis sayur
Susu Kedelai
Selengkapnya...

Sabtu, 05 Maret 2011

Buah Naga Kuatkan Fungsi Ginjal


Sajen buat dewa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Buah yang kaya serat, vitamin, dan mineral ini mampu mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.
Buah naga memiliki penampilan sangat unik dan menarik. Ukurannya sebesar mangga gedong gincu, dengan warna merah menyala. Kulitnya seperti sisik ular besar (naga), tetapi bukan karena itu buah ini dikenal sebagai dragon fruit. Rasanya manis segar dan sedikit asam.

Ada yang mengaitkannya dengan mitos mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Akhir-akhir ini tanaman buah tersebut juga mulai dimanfaatkan sebagai tanaman hias berbuah yang ditanam di dalam pot. Kaya Serat
Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses. Sementara itu, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik. Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Goldberg, 1994).

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Sayangnya, konsumsi serat di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram per orang per hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram per orang per hari.
Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Diperkirakan setiap 6 mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh.

Betakaroten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.
Betakaroten juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. Betakaroten dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.
Turunkan Kolesterol

Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah. Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Khasiat buah naga masih belum diketahui oleh masyarakat luas. Selain penelitian yang masih sangat terbatas, buah ini masih sangat langka. Bahkan, masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak mengenal buah ini.
Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1 pada buah naga mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Konsumsi vitamin B1 per orang per hari yang dianjurkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004) adalah 0,5-0,9 mg untuk anak-anak di bawah 10 tahun, serta 0,9-1,0 mg untuk orang dewasa. Wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui perlu tambahan sebesar 0,3 mg per hari di atas kebutuhan normalnya.

Pada prinsipnya tiamin (vitamin B1) berperan sebagai koenzim dalam reaksi-reaksi yang menghasilkan energi dari karbohidrat dan memindahkan energi membentuk senyawa kaya energi yang disebut ATP. Kekurangan tiamin akan menyebabkan polyneuritis (beri-beri kering), yang disebabkan oleh terganggunya transmisi saraf atau jaringan saraf menderita kekurangan energi. Gejala kekurangan tiamin mula-mula adalah lelah, hilang selera makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat tersebut juga baik untuk mentralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.
Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi, yaitu mencapai 83 gram per 100 g daging buah. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat.
Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga (Komponen dan Kadarnya)
Air (g) 82,5-83,0
Protein (g) 0,16-0,23
Lemak (g) 0,21-0,61
Serat/dietary fiber (g) 0,7-0,9
Betakaroten (mg) 0,005-0,012
Kalsium (mg) 6,3-8,8
Fosfor (mg) 30,2-36,1
Besi (mg) 0,55-0,65
Vitamin B1 (mg) 0,28-0,30
Vitamin B2 (mg) 0,043-0,045
Vitamin C (mg) 8-9
Niasin (mg) 1,297-1,300


Sumber: Gaya Hidup Sehat
Selengkapnya...

Makanan Pendongkrak Semangat


Para ilmuwan telah mempelajari kaitan antara apa yang kita makan dan apa yang kita rasakan. Penelitian membawa bukti-bukti bahwa mengubah pola makan akan memengaruhi metabolisme dan sinyal kimiawi di otak sehingga berpengaruh pada level energi dan mood.
Makanan bisa mendatangkan energi dengan tiga cara, menyediakan cukup kalori, dengan cara menghasilkan stimulan seperti kafein, serta mendorong metabolisme membakar energi lebih efisien. Sementara itu untuk mood, pilihlah makanan yang bisa menstabilkan gula darah dan memicu serotonin di otak.
Jadi, inilah daftar beberapa makanan yang masuk dalam kriteria penambah energi tersebut.
1. Karbohidrat
Karbohidrat mungkin menjadi musuh bagi pelaku diet, tapi makanan ini sangat penting untuk mendongkrak energi dan mood. Kuncinya adalah menghindari jenis yang manis karena menyebabkan gula darah gampang naik dan juga turun sehingga menyebabkan kita mudah lelah dan agak moody. Pilihlah karbohidrat kompleks, seperti beras merah, sereal, serta roti gandum utuh.
2. Kacang almond dan hazelnut
Jenis kacang ini bukan cuma sarat protein tapi juga mengandung magnesium, mineral yang berperan penting mengubah gula menjadi energi. Penelitian menunjukkan kekurangan magnesium bisa menyebabkan kita kelelahan.
3. Daging tanpa lemak
Daging sapi atau unggas tanpa lemak merupakan sumber protein yang sehat. Daging juga mengandung asam lemak tirosin yang bisa memicu level dopamin dan neropinephrine, zat kimia dalam otak yang membantu kita tetap awas dan fokus. Daging juga mengandung vitamin B12 yang bisa melawan insomnia dan depresi.
4. Ikan laut dalam
Ikan laut dalam yang kaya omega-3, seperti salmon atau ikan kembung terbukti membantu kita melawan depresi. Manfaat lainnya adalah menyehatkan jantung. Bagi yang tidak menggemari ikan, dapatkan sumber omega-3 lain seperti kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau atau suplemen.
5. Sayuran hijau
Zat gizi lain yang bisa mengusir depresi adalah folat. Seperti halnya omega-3, asam folat juga bisa kita temukan dari sayuran berdaun hijau, seperti bayam. Kacang-kacangan dan buah sitrus juga kaya akan folat.
6. Serat
Serat efektif untuk menstabilkan energi. Makanan kaya serat akan dicerna secara lambat sehingga suplai energi akan tersedia lebih lama. Tingkatkan asupan serat Anda dengan mengonsumsi kacang, buah, sayur, roti atau sereal yang mengandung serelia utuh.
7. Air
Dehidrasi dan kelelahan bagaikan dua sahabat karib. Penelitian menunjukkan dehidrasi berskala ringan akan memperlambat metabolisme dan mengurangi energi. Solusinya sederhana, konsumsi cukup air putih atau minuman tanpa pemanis lainnya setiap hari.
8. Kopi
Kafein merupakan unsur terpenting pada kopi yang berfungsi sebagai stimulan. Kafein dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan ginjal. Pengaruhnya terhadap sistem saraf pusat adalah mencegah rasa ngantuk, menaikkan daya tangkap panca indera, mempercepat daya pikir, serta mengurangi rasa lemah. Kafein juga bisa didapatkan dari teh, cola dan cokelat hitam.
Selengkapnya...

Gizi Ibu Hamil


Bahagia sekali ketika dokter atau bidan menyatakan bahwa akan ada kehidupan di dalam rahim. Untuk mempersiapkan hadirnya sang buah hati, perlu bagi ibu, tentu saja dengan dibantu sang suami untuk mempersiapkan segala sesuatunya. termasuk mempersiapkan kebutuhan gizi yang cukup untuk kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.

Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat yang seimbang. Selain pilihan makanan sehat, pada saat kebutuhan vitamin. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Namun terkadang diperlukan tambahan makanan, bahkan suplemen sesuai dengan kebutuhan. berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil:
- Menyediakan energi yang cukup untuk kebutuhan dan kesehatan tubuh
- Menyediakan semua kebutuhan ibu dan bayi, meliputi protein, lemak, vitamin dan mineral
- Dapat menghindarkan pengaruh negatif bagi bayi.
- Mendukung metabolisme tubuh dalam memelihara berat badan, kadar gula darah dan tekanan darah.

KALORI
Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energi yang meningkat. Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, pembuluh darah dan jaringan yang baru. Selain itu, tambahan kalori dibutuhkan sebagai tenaga untuk proses metabolisme jaringan baru. Namun dengan adanya pertambahan kebutuhan kalori ini, tidak menjadikan untuk terlalu banyak makan. Tubuh memerlukan sekitar 80.000 tambahan kalori pada kehamilan. Dari jumlah tersebut, berarti setiap harinya sekitar 300 kalori tambahan yang dibutuhkan ibu hamil. Memang cukup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. Untuk jangka pendek, gunakanlah rasa lapar sebagai panduan kebutuhan kalori. Monitorlah berat badan untuk membantu menilai menilai apakah sudah mengkonsumsi makanan sejumlah kalori yang tepat. Mungkin saja membutuhkan bantuan dokter atau ahli gizi untuk membantu dalam mencukupi kebutuhan kalori selama kehamilan.

PROTEIN
Ibu hamil membutuhkan protein lebih banyak selama kehamilan dibandingkan waktu-waktu lainnya. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein setiap harinya, lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lian. Menambahkan protein ke dalam makanan merupakan cara yang efektif untuk menambah kalori sekaligus memenuhi kebutuhan protein. Lauk hewani seperti daging, ikan, telur, susu, keju dan hasil laut merupakan sumber peotein. Selain tiu juga bisa di dapat dari lauk nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, tahu, oncom, dan hasil olahannya.

ASAM FOLAT
Asam folat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio. Asam folat juga mencegah neural tube defect, yaitu cacat pada otak dan tulang belakang. Kekurangan asam folat juga dapat meningkatkan kurang umur (prematur), bayi berat lahir rendah (BBLR) dan pertumbuhan janin yang kurang. Sebenarnya, asam folat sangat diperlukan terutama sebelum kehamilan dan pada awal kehamilan. Namun, ibu hamil harus tetap melanjutkan konsumsi asam folat yaitu 600 mg. Asam folat bersumber dari sayuran berwarna hijau, jeruk, buncis, kacang-kacangan, roti gandum atau sumplementasi asam folat.

ZAT BESI
Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh.Selama kehamilan, volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambahn sekitar dua kali lipat. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi, ibu hamil akan mudah lelah dan rentan infeksi. Resiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi berat lahir rendah juga tinggi. Kebutuhan zat bsi bagi ibu hamil sekitar 27 mg sehari. Selain dari suplemen, zat besi bisa didapatkan secara alamai dari daging merah, ikan, unggas, sereal sarapan yang telah difortifikasi zat besi, dan kacang-kacangan.

ZINC
Dari beberapa studi melaporkan bahwa ibu hamil yang memiliki kadar zinc rendah dalam makanannya, beresiko melahirkan prematur dan bayi berat lahir rendah. Sedangkan uji klinis suplementasi zinc tidak dapat kejelasan mengenai keuntungan mengkonsumsi zinc dalam jumlah yang lebih tinggi. Namun, mengkonsumsi zinc dalam jumlah yang cukup merupakan langkah antisipatif yang dilakukan. Zinc dapat ditemukan secara alami pada daging merah, gandum utuh, kacang-kacangan, dan beberapa sereal sarapan yang telah difortifikasi. Pada umumnya, wanita tidak membutuhkan tambahan suplemen. Namun, untuk mengkonsumsu suplemen (sekitar 25 mg/hari) jika dalam kondisi yang kurang sehat.

KALSIUM
Janin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 - 30 mg/hari. Paling banyak ketika trimester ketiga kehamilan. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdialitasi. Kalsium juga diperlukan untuk mengantarkan sinyal saraf, kontraksi otot dan sekresi hormon. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1.000 mg/hari Sumber kalsium dari makanan diantaranya produk susu seperti susu, keju, yogurt. Selain itu, ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik.

VITAMIN C
Vitamin C yang dibutuhkan janin terganting dari asupan makanan ibunya. Vitamin C merupakan antioksidan yang melinsungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Sumber vitamin C adalah tomat, jeruk, strawberry, jambu buji, dan brokoli. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

VITAMIN A
Vitamin A memegang peranan penting dalam fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan, imunitas, serta pertumbuhan dan perkembangan embrio. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah. Vitamin A dapat ditemukan pada buah dan sayur berwarna hijau atau kuning, mentega, susu, kuning telur, dan lainnya.


Dibawah ini beberapa tips untuk ibu hamil:

1. Konsumsilah makanan dengan jumlah lebih banyak dari anjuran di piramida makanan. Kemudian tambahkan sayuran dan protein, buah, produk susu, dan terakhir makanan berlemak. Dengan konsep piramida, makin ke bawah makin besar kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya.
2. Menu yang bervariasi pada makanan sangat penting. Hal ini membantu mendapatkan kenutuhan vitamin dan mineral dari makanan yang dikonsumsi. Variasi menu juga mencegah kebosanan.
3. Bawalah selalu air putih. Minum air dalam jumlah cukup dapat membantu kehamilan sehat. Dengan cukup air, kulit ibi lebih sehat (elastis), serta dapat mengurangi gejala kehamilan umum seperti sembelit, bengkak, dan sebagainya. Minum cukup yaitu 8 gelas sehari. Minuman lain seperti soda, kopi tidak bo;eh dihitung sebagai perhitungan 8 gelas sehari.
4. Makanlah dalam jumlah sedikit jika memiliki masalah mual atau muntah atau pengurangan ruang di perut ketika hami. Mengkonsumsi makanan dalam kecil namun sering dapat membantu mengatur kadar gula darah yang membuat merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
5. Selalu ingat bahwa penambahan berat badan saat kehamilan merupakan bagian penting dari kehamilan. Hindari diet atau pantangan pada makanan tanpa berdiskusi dengan tenaga kesehatan. Makan baik selama kehamilan dapat memastikan pertambahan berat badan dan mendapatkan zat gizi yang dibutuhkan selama hamil.
6. Vitamin maupun suplemen tidak dimaksudkan untuk mengganti asupan makanan selama kehamilan. Suplemen dan vitamin dimaksudkan untuk membantu mencukupi kebutuhan yang diperlukan ibu hamil. Mungkin saja bisa mengkonsumsi banyak vitamin, namun beberapa vitamin (seperti vitamin A) dalam jumlah besar dapat menyebabkan kecacatan.

Yang perlu diingat adalah bahwa mengkonsumsi makanan selama kehamilan untuk dua orang (ibu dan jabang bayi) bukan berarti makanan tidak terkontrol. Yang penting adalah kandungan makanan dalam jumlah yang cukup. Semiga kehamilan Anda berjalan lancar.
Selengkapnya...