
Setidaknya ada 7 aturan simpel untuk memastikan upaya diet Anda berhasil. Mulai dari jam makan buah, mengatasi rasa lapar, dan padu padan makanan. Berikut ini adalah aturan-aturan dasar untuk diet itu:
Jangan menahan lapar terlalu lama
Sebaiknya Anda makan di waktu-waktu yang memang harusnya makan, seperti sarapan, makan siang, dan makan malam. Makanlah saat Anda benar-benar lapar, bukan makan karena ingin dan karena hal-hal lainnya (kebetulan ada makanan di depan mata, karena ditawarkan). Namun, untuk jam-jam makan, sebaiknya Anda tidak menahan rasa lapar lebih dari 20 menit, lebih dari itu, Anda akan makin sulit menahan diri dari mengemil. Terlebih, saat lapar berlebihan seseorang akan makan dalam jumlah yang melebihi batas normal. Interval antara jam makan yang paling baik adalah 5 jam. Antara jam makan, jangan pula lupa untuk mencari makanan selingan, seperti segelas yoghurt bebas lemak atau sebuah apel untuk menjaga metabolisme tubuh berfungsi dengan baik. Dalam suatu studi, diketahui bahwa wanita yang makan sebuah apel atau segelas air putih sebelum makan terbukti mengurangi asupan saat makan utamanya hingga 200 kalori.
Padu padan isi makanan
Beberapa produk sebaiknya tidak digabungkan karena bisa menimbulkan gas dalam perut. Contohnya, hindari percampuran anggur, kubis, dan susu dalam satu menu makan, karena ketiganya mempercepat proses fermentasi di dalam perut. Percampuran makanan asam dengan produk alkalin (susu) akan meningkatkan kemungkinan perut merasa tidak nyaman.
Percampuran bahan makanan yang tidak tepat juga bisa menimbulkan risiko penumpukan lemak, contohnya, karbohidrat dan lemak, seperti roti dan daging, atau kue dengan kopi krim. Campuran-campuran semacam ini bisa berubah menjadi lemak dan disimpan di tempat-tempat yang tidak menyenangkan.
Beberapa buah, seperti delima, jika dipadankan dengan daging dan sayuran akan jadi baik, karena asam tersebut akan membantu mencerna makanan-makanan itu.
Kunyah perlahan
Pencernaan akan lebih mudah mengolah makanan yang sudah benar-benar lembut terkunyah. Terlebih lagi, makanan yang dikunyah perlahan akan mengurangi kemungkinan berat badan berlebih. Otak kita menerima sinyal kenyang setelah suapan pertama masuk sekitar 20 menit. Mereka yang mengunyah cukup lama akan merasa kenyang lebih cepat dengan kalori yang tak berlebih.
Gunakan piring kecil
Dengan piring kecil, Anda tak bisa menaruh makanan terlalu banyak. Secara psikologis, Anda pun akan mengambil makanan sepadan dengan piring kecil itu. Plus, jika memang benar-benar kurang, dan masih terasa lapar, Anda akan menggerakkan badan untuk kembali mengambil makanan. Menggunakan piring besar akan meningkatkan kemungkinan mengambil banyak makanan untuk memenuhi piring itu. Menggunakan piring kecil bisa mengurangi asupan makanan sekitar 20 persen dari normalnya.
Jangan lari ke makanan
Saat stres, tubuh tak merasa ingin makan makanan sehat, melainkan ingin makan makanan seperti cokelat atau kue dengan krim. Keinginan seperti ini biasanya muncul karena hormon hydrocortisone. Untuk mengurangi hal ini, upayakan jangan membiarkan diri kelaparan. Tentunya, Anda harus mencari penghiburan selain mengemil.
Jangan makan sambil nonton
Saat makan makanan utama, amat penting untuk berkonsentrasi dengan apa yang Anda lakukan. Karenanya, jangan makan sambil menonton televisi, membaca majalah, atau berdiskusi panas. Pengalih perhatian akan membuat kita sulit mendengar apa yang ingin disampaikan tubuh. Saat lapar, lidah akan lebih bisa mengecap dan mengidentifikasi rasa-rasa utama. Saat rasa kenyang datang, makanan akan mulai terasa datar dan tawar. Ini artinya Anda mulai kenyang.
Memilih makanan penutup yang tepat
Jika Anda mendamba bentuk tubuh ramping, sebaiknya kurangi makan makanan penutup yang manis. Namun, jika perasaan untuk mengecap rasa manis, tahan keinginan itu hingga 1-1,5 jam setelah menu utama. Ini juga termasuk dengan konsumsi buah-buahan. Sistem pencernaan kita menggunakan cara berbeda dalam mengolah bahan makanan. Daging dan buah-buahan dicerna dengan cara yang berbeda, bahkan menggunakan fermentasi yang berbeda pula. Disarankan untuk mengkonsumsi buah sebelum jam 6 sore. Buah-buahan memberikan energi untuk tubuh jika dikonsumsi sebelum jam tersebut, dan akan menyebabkan fermentasi berlebihan pada salah satu sisi perut jika dikonsumsi setelah jam tersebut.
Selengkapnya...
Jumat, 04 Februari 2011
Penentu Kesuksesan Diet
Makan "Fast Food" tapi Tetap Sehat, Bisa?

Meskipun makanan cepat saji tidak baik untuk diet sehat dan jantung Anda, Anda tentu tak bisa menghindar jika, misalnya, teman - teman mengajak Anda ke restoran cepat saji. Kalau sudah begini, apa yang harus dilakukan agar Anda bisa tetap menemani teman - teman makan, tapi berat badan Anda tidak melonjak naik?
Langkah 1. Pilih salad hijau dengan udang atau ayam panggang. Meskipun salad segar baik untuk jantung dan sesuai untuk pilihan diet sehat, jangan sampai memilih bumbu atau saus yang salah. Pilih italian dressing yang merupakan campuran air, minyak zaitun, cuka, lada hitam, dan potongan bawang, bukannya saus krim yang berkalori tinggi. Atau, cukup dengan minyak zaitun, cuka (atau perasan jeruk lemon). Setelah itu, jangan tambahkan lagi dengan potongan daging, keju, atau keripik. Langkah 2. Pilih daging yang dipanggang, seperti ayam panggang. Meskipun daging ayam boleh dibilang pilihan yang lebih sehat daripada daging sapi, jangan memilih ayam goreng yang digoreng dengan minyak terhidrogenasi (dipakai berulang). Ayam goreng seperti ini akan menambah kerja jantung Anda akibat tumpukan lemak. Jangan tambahkan keju, saus, atau mayones khusus untuk chicken sandwich. Sebaliknya, tambahkan tomat, bawang, selada, dan mustard ke roti lapis Anda. Jika ayam goreng adalah satu-satunya pilihan yang tersedia, pilih porsi yang terkecil dan tambahkan dengan salad hijau.
Langkah 3. Pilih ukuran terkecil dari roti lapis isi daging lemak ketika Anda memesan hamburger. Menurut Cleveland Clinic, daging juga akan menambah banyak lemak jahat yang buruk bagi kerja jantung. Sekali lagi, hindari mayones, keju, atau saus khusus untuk burger Anda. Pilih sayuran segar, saus tomat, dan mustard.
Langkah 4. Pilih sandwich ikan sebagai pilihan terakhir. Kebanyakan makanan cepat saji, seperti ikan goreng, hanya menawarkan pilihan yang tinggi lemak jenuh. Dr Melissa Stevens, seorang ahli diet, menyatakan bahwa Anda harus makan separuh saja dari makanan cepat saji sandwich ikan goreng. Pilih roti isi yang dilengkapi kentang panggang atau salad tanpa keju atau saus tartar.
Langkah 5. Mintalah agar dikurangi garam pada daging olahan ketika Anda mengunjungi restoran yang menyediakan makanan cepat saji yang menjual sandwich. Meskipun tidak digoreng, daging sandwich memiliki kandungan garam tinggi yang akan merusak jantung sehat Anda. Mintalah daging setengah porsi dari ukuran sandwich biasa untuk mengurangi kelebihan kalori. Tambahkan sayuran segar, bumbu bebas garam, dan cuka.
Langkah 6. Pilih makanan yang baik untuk jantung sehat, seperti kentang panggang, sayuran kukus, dan salad. Hindari gorengan atau hidangan pembuka, seperti keju batangan atau keju mozarella.
Langkah 7. Pilih air, teh, diet soda, susu rendah lemak, atau 100 persen jus, untuk menemani santapan Anda. Hindari minuman berkalori tinggi, seperti soda, minuman buah, cokelat panas, dan cappuccino.
sumber : female.kompas.com
Selengkapnya...
Sabtu, 15 Januari 2011
Makanan yang Membuat Kulit Cerah

Jika dihitung dan digabungkan, entah berapa banyak uang yang kita keluarkan untuk produk-produk kecantikan. Padahal, selain perawatan dari luar, kulit juga butuh asupan dari dalam. Apa yang bisa Anda lakukan untuk kecantikan kulit hampir serupa dengan yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan jantung Anda, antara lain; mengatur berat badan, menjaga mood, dan menjalani hidup lebih baik. Caranya: berolahraga rutin, tidur cukup, dan makan dengan sehat. Ada makanan tertentu yang memiliki kandungan yang diperlukan untuk kecantikan kulit. Apa saja?
* Seafood
Komponen aktif yang terdiri dari asam lemak Omega-3 dan seng (zinc) di makanan laut mampu membantu kulit tampil lebih mulus, bersih, dan berseri. Kebanyakan tipe ikan dan kerang akan memberikan efek yang sama pada kulit. Menambah asupan asam lemak Omega-3 bisa mengurangi kulit kering dan peradangan Peradangan bisa menyebabkan penuaan lebih cepat, dan riset menunjukkan bahwa kekurangan asupan Omega-3 bisa menyebabkan masalah kulit, seperti eksim dan psoriasis. Selain itu, menjaga jantung tetap sehat dan mendorong sirkulasi darah. Sirkulasi darah yang bagus amat baik untuk kesehatan kulit.
Seng bisa membantu melawan jerawat karena fungsinya dalam memetabolisasikan testosteron, yang berpengaruh pada produksi minyak pada kulit (sebum), penyebab jerawat. Seng juga membantu produksi sel kulit baru dan peluruhan sel kulit lama.
* Sitrus
Vitamin C tak hanya baik untuk kebugaran tubuh, tetapi juga untuk kulit halus dan kencang. Vitamin C adalah bahan utama yang sering digunakan krem kecantikan. Vitamin ini membantu produksi kolagen pada tubuh. Kolagen akan berkurang dan makin cepat perpecahannya mulai saat kita menginjak usia 35 tahun, dan membuat kulit menggelayut. Mengkonsumsi vitamin C dari makanan, seperti jeruk, grapefruit, ceri, dan tomat bisa membantu menguatkan kulit, serta mencegah keriput datang cepat.
Tak hanya itu, vitamin C juga melawan peradangan, dan antioksidannya bisa menetralisir radikal bebas (molekul oksigen bereaksi tinggi) yang merusak sel dan menyebabkan penuaan dini pada wajah. Selain itu, cabai, paprika, dan sprout adalah bahan makanan yang juga kaya vitamin C.
* Sayuran merah dan hijau
Kulit cerah dan mulus? Tentu jangan melupakan sayuran hijau serta merah. Komponen dari sayuran yang mengandung vitamin A dan beta-karoten akan membantu organ terbesar dari tubuh ini. Cari kedua kandungan ini dari dalam sayuran seperti wortel, kentang manis, dan bayam.
Tubuh kita mengubah beta-karoten menjadi vitamin A, yang berfungsi sebagai antioksidan, mencegah perusakan sel serta penuaan dini. Vitamin A juga berfungsi melawan jerawat.
Bayam dan sayuran hijau lainnya menyediakan banyak vitamin An untuk memproduksi sel kulit baru dan menghilangkan yang lama, mengurangi kekeringan, dan menjaga wajah terlihat cerah dan muda. Mangga juga merupakan sumber vitamin A yang baik. Lebih baik mendapatkan vitamin ini dari makanan ketimbang dari suplemen, karena terlalu banyak vitamin A bisa menyebabkan masalah kesehatan.
* Vitamin E
Sejak dulu, vitamin E dikenal sebagai bahan yang baik untuk kulit, karena membantu menjaganya terlihat muda, berseri, dan lembut. Vitamin E melawan radikal bebas, termasuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Vitamin E juga menjaga kelembapan kulit, melawan kekeringan, dan membuatnya terlihat lebih muda.
* Gandum Utuh
Kulit yang bersih serta lembap bisa didapatkan dari rutin dan vitamin-vitamin B. Makanan gandum utuh, seperti roti lebih baik dari roti putih biasa. Kandungannya membantu melawan peradangan yang terkait dengan kerusakan kulit. Kandungan pada gandum memberikan biotin vitamin B, yang membantu sel memproses lemak. Jika Anda tak memiliki biotin yang cukup dalam tubuh, kulit Anda akan menjadi kering dan pecah-pecah.
Secara umum, gandum utuh, akan membantu kompleksi kulit terlihat lebih menawan ketimbang karbohidrat yang diproses. Tepung yang diproses bisa menyebabkan peningkatan insulin, yang bisa menyebabkan jerawat. Alpukat (tanpa tambahan susu manis atau gula) dan jamur bisa memberikan keuntungan yang sama.
Selengkapnya...
5 Langkah Cegah Diabetes

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah. Pada dasarnya penyakit ini bisa diderita siapa saja dan bisa menimbulkan komplikasi yang mematikan.
Walaupun obat-obatan diabetes sudah banyak tersedia, namun sebenarnya obat itu sifatnya hanya mengendalikan gula darah dan tidak bisa mengobati penyakitnya. Itu sebabnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah 5 langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah "si kencing manis" ini. 1. Kontrol karbohidrat Karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana, di dalam tubuh akan cepat diubah menjadi gula sehingga cepat manikkan kadar glukosa. Itu sebabnya karbohidrat sederhana, seperti gula, sirop, madu, atau nasi dibatasi untuk diabetesi yakni tidak melebihi 10 persen. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti beras merah atau pasta.
2. Tingkatkan aktivitas fisik
Sebuah penelitian berskala besar di tahun 2002 menunjukkan bahwa olahraga ringan selama 30 menit setiap hari sudah cukup mengurangi risiko diabetes hingga 58 persen. Aktivitas fisik juga memiliki efek yang kuat dalam menormalkan kadar gula darah.
3. Tingkatkan protein dan lemak baik
Protein tidak hanya meningkatkan level energi tubuh tapi juga punya efek yang baik untuk kadar gula darah. Keuntungan lain dari mengonsumsi protein adalah membuat perut lebih lama kenyang. Itu sebabnya sangat dianjurkan untuk mengisi piring sarapan Anda dengan protein, karbohidrat kompleks dan lemak baik.
4. Gizi seimbang
Nasihat untuk mengonsumsi gizi seimbang bisa diterjemahkan dalam formula sederhana berupa rutin melakukan sarapan satu jam setelah bangun tidur, hindari perut kosong lebih dari empat jam untuk menjaga kadar gula darah tidak terlalu tinggi, serta konsumsi protein dan serat setiap kali makan.
5. Kontrol gula darah
Bila Anda memiliki riwayat keluarga penderita diabetes atau mengalami obesitas, sebaiknya Anda mulai memeriksa kadar gula darah secara rutin. Ada kondisi yang disebut pradiabetes, yakni dimana kadar gula darah sudah melampaui normal namun belum mencapai batas diagnosis diabetes. Jika tidak ditangani dengan baik kondisi ini bisa berkembang menjadi diabetes dalam waktu 5-10 tahun.
Selengkapnya...
10 Makanan Paling Sehat

10 makanan super di bawah ini sudah teruji dapat melawan penyakit dan meningkatkan energi. Masukan buah-buah itu ke dalam menu harian bisa menjadi trik tercepat untuk mendapatkan tubuh sehat yang optimal.
1. Lemon Mengapa sehat? Di dalam buah ini terdapat lebih dari 100 persen vitamin C yang kita butuhkan setiap hari. Vitamin C berfungsi meningkatkan kadar kolesterol "baik" HDL dan memperkuat tulang. Plus, flavonoid yang terkandung dalam lemon bisa menekan pertumbuhan sel kanker dan berperan sebagai senjata antiperadangan. Tips: Tambahkan potongan lemon dalam teh hijau. Sebuah studi dari Purdue Univrsity menemukan, citrus mampu menaikkan kemampuan tubuh menyerap antioksidan dalam teh hingga 80 persen. 2. Brokoli Mengapa sehat? Satu tangkai brokoli ukuran sedang mengandung lebih dari 100 persen vitamin K yang dibutuhkan setiap hari, dan hampir 200 persen dosis vitamin C yang dianjurkan. Kedua nutrisi ini sangat penting dalam pembentukan tulang kita. Porsi brokoli yang sama juga mampu menjadi tameng kanker yang ampuh. Tips: Gunakan microwave untuk mempertahankan 90 persen kandungan vitamin C dalam brokoli. Teknik mengukus atau merebus hanya dapat bisa mempertahankan nutrisi sebanyak 66 persen.
3. Cokelat hitam Mengapa sehat? Mengonsumsi 7 gram cokelat hitam setiap hari bisa menurunkan tekanan darah. Bubuk kakao sangat kaya akan flavonoid, yaitu antioksidan yang baik dalam menekan kolesterol "jahat" LDL dan meningkatkan kolesterol "baik" HDL.
Hal ini dibuktikan dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry yang melaporkan bubuk kakao yang dijual kini memiliki flavonoid delapan kali lebih banyak dibandingkan kokoa konvensional. Tips: Cokelat hitam batangan mengandung 53,5 mg flavonoid, sedangkan cokelat susu batangan hanya memiliki flavonoid kurang dari 14 mg.
4. Kentang Mengapa sehat? Kentang merah memiliki 66 mikrogram folat pembentuk sel, yang sama jumlahnya dengan yang ditemukan dalam 30 gram bayam dan 91 gram brokoli. Dalam satu buah ubi manis mengandung vitamin A lebih banyak delapan kali lipat dari kebutuhan harian kita. Vitamin ini bermafaat melawan kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Tips: Biarkan kentang dingin terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Penelitian menemukan kebiasaan ini akan membantu kita membakar lemak lebih banyak 25 persen usai makan.
5. Salmon Mengapa sehat? Sumber daya alam dari laut ini sangat kaya akan kandungan asam lemak Omega-3 yang berkhasiat menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, dan kanker. Menyantap 85 gram salmon sudah dapat memberikan 50 persen niacin yang dibutuhkan per hari. Niacin berfungsi melindungi kita dari serangan alzheimer dan pikun. Tips: Untuk hasil yang maksimal, pilih salmon liar ketimbang yang dibudidayakan.
6. Kenari Mengapa sehat? Kenari mengandung asam lemak Omega-3, penurun kolesterol, paling banyak dari kelompok kacang yang lain. Plus, Omega-3 juga didaulat sebagai peningkat mood dan pelawan kanker. Tips: Asup sedikit kacang kenari sebagai makanan penutup. Kandungan antioksidan melatonin dalam kenari akan membantu mengatur jam tidur kita.
7. Avokad Mengapa sehat? Lemak dalam avokad terbukti sehat dan dapat menurunkan koleterol hingga 22 persen. Satu buah avokad memiliki lebih dari 50 persen serat dan 40 persen folat yang kita perlukan setiap hari, yang nantinya akan menekan risiko penyakit jantung. Tips: Menambahkan avokad dalam piring salad akan meningkatkan penyerapan nutrisi kunci, seperti beta-karoten, hingga 3-5 kali dibandingkan salad tanpa avokad.
8. Bawang putih Mengapa sehat? Rempah satu ini punya kekuatan pelawan penyakit yang ampuh, bawang putih mampu menekan perkembangan bakteri, termasuk Ecoli. Kandungan allicin dalam bumbu masak ini bekerja sebagai zat antiperadangan dan membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.
Tips: Hancurkan bawang putih segar untuk mendapatkan allicin terbaik. Jangan terlalu lama, paparan suhu panas lebih dari 10 menit akan membuat nutrisi baik dalam bawang putih menghilang.
9. Bayam Mengapa sehat? Lutein dan zeaxanthin dalam bayam merupakan dua antioksidan peningkat sistem imun ini sangat baik bagi kesehatan mata. Studi yang dilakukan di Center for Eye Research di Australia menemukan, diet kaya kedua nutrisi di atas akan menurunkan risiko katarak. Dibanding semua buah dan sayuran pelawan kanker, bayam adalah salah satu "senjata" paling efektif.
Tips: Karena tidak berasa, tambahakan bayam dalam smoothie. Cara: campurkan 30 gram bayam, 110 gram wortel parut, 1 buah pisang, 1 cangkir jus apel dan es batu dalam blender hingga tercampur rata.
10. Polong-polongan Mengapa sehat? Mengonsumsi satu porsi polong-polongan (kacang polong, lentil) empat kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung hinga 22 persen. Kebiasaan yang sama juga bisa menurunkan risiko kanker payudara.
Tips: Semakin gelap warnanya, semakin banyak pula kandungan antioksidan dalam polong-polongan tersebut. Sebuah studi menemukan, kacang berwarna hitam mengandung antioksidan 40 kali lebih banyak dibanding kacang berwarna putih.
Selengkapnya...
Sabtu, 01 Januari 2011
Sepuluh Cara Beralih Dari Lelah ke Semangat
Harus terjaga meski waktu menunjukkan pukul 3 pagi? Siapun bakal menggerutu ketika harus berjuang melawan kantuk di saat siang keesokan hari dengan kelopak mata berat.
Bila anda sering mengalami hal demikian maka anda tak sendiri. Kelelahan dan kehilangan energi seperti menjadi epidemik, terutama di masyarakat perkotaan. Memang para ahli selalu menganjurkan jangan begadang, selain tak baik untuk kesehatan, begadang meningkatkan resiko diabetes 2 kali lipat.
Tapi apa boleh buat ketika pekerjaan menuntut itu. Jika pekerjaan demikian mengharuskan anda melek di malam hari, atau mengambil energi fisik sangat besar, ada beberapa kiat menunjang agar tubuh tetap prima meski ditimpa bejibun aktifitas. Berikut sepuluh kiat yang diberikan oleh para ahli kesehatan tidur, fitnes, ahli gizi, psikologi, dan ahli pengobatan alternatif:
1. Melihat Cahaya. Mendapat cahaya akan membuat anda mendapat banyak energi. Tapi ini mungkin tantangan tersendiri terutama bagi mereka yang saban hari harus duduk dalam kantor. Lampu neon bukan cahaya matahari--yang mengandung frekuensi sinar biru sebagai pengaktivatsi otak. Sistem sirkulasi darah dalam tubuh sangat sensitif dengan cahaya biru ketimbang jenis cahaya lain, demikian menurut Mariana Figueiro, asisten profesor dari Pusat RIset Pencahayaan di Politeknik Rensselaer, Troy, New York, AS. Memang kini banyak dijual lampu yang memendarkan frekuensi cahaya biru. Namun cara termudah adalah sempatkan anda berjalan kaki di luar selama 30 menit sebelum anda berangkat ke kantor, dan tentu ini jauh lebih murah.
2. Pompa tubuh dengan protein. Kecuali anda hendak mengikuti lomba maraton, konsumsi karbohidrat secukupnya. Sebaliknya ganti dengan protein mulai jenis nabati dan hewani. Menurut seorang pakar nutrisi di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Debra Hollon, protein mampu meningkatkan tingkat kewaspadaan mental dan energi seseorang. Protein mengandung tirosine, satu jenis asam amino yang meningkatkan kerja kimia otak yakni dopamin dan norepinfrin. Ketika anda merasa terisi penuh, anda tidak akan berlebihan mengonsumi roti, dan makanan manis-manis yang justru akan membuat kondisi tubuh anda cepat naik tapi cepat pula turun.
3. Ulurkan tangan. Jangan sepelekan aktivitas membantu orang lain. Riset menunjukkan ketika anda giat membantu, akan meningkatkan endorfin yang bertahan hingga berjam-jam. Tidak heran, jika Kimberly Kingsley, dalam buku berjudul The Energy Cure: How to Recharge Your Life 30 Seconds at a Time. mengatakan, "Anda tidak perlu mencari jauh-jauh untuk membantu, Mungkin ada seorang ibu tunggal yang kerepotan dan membutuhkan sesorang untuk mengasuh anaknya sementara, atau tetangga kesepian yang sangat senang diajak mengobrol."
Judith Orloff, MD, seorang penulis dan psikiatris dari Los Angeles, mengatakan "Ketika anda membuat seseorang bahagia, anda akan terisi kembali. Cari kegiatan membantu yang cocok untuk anda segera.
4. Tarik Nafas Panjang lebih sering. Artinya jangan malas bergerak dan berolahrgalah. Gerakan tubuh yang mengirim oksigen melalui pembuluh darah akan mengatifkan sel-sel tubuh. Karena itu Gerald K. Endress,direktur di Pusat Diet dan Fitnes Universitas Duke, Duke University Medical Center di Durham, N.C menyarankan anda memecah waktu dengan olahraga untuk memaksimalkan asupan oksigen ke dalam tubuh. Salah satu cara mudah naik turun tangga beberap kali setelah makan siang anda, membantu mempercepat metabolisme dalam tubuh.
5. Minum seduhan yang bermanfaat. Dorong energi anda dengan teh misal, yang memiliki aroma dan rasa khas. Semua teh baik, tapi bila anda mau yang lebih cobalah seduh teh hijau, teh olong, atau teh putih. Sebab teh tersebut memiliki proses oksidasi yang berbeda dan akan menghasilkan manfaat berbeda bagi kesehatan.
6. Pecah pola rutinitas anda. Mengubah rutinitas harian hanya 15 menit sehari akan mendorong kembali energi nada. Tak harus rumit, seperti mengubah rute jalan kaki anda ke pasar atau kekantor, mencoba memasak jenis makanan baru, atau mengambil pensil dan mulai menggambar. "Itu seperti mengambil langkah pertama seorang bayi untuk memperbarui diri anda," ujar Judith Orloff, seorang pakar psikologi AS. Sebaiknya mulai dari yang kecil-kecil. Mengambil proyek besar yang sama sekali baru untuk anda justru akan menambah tumpukan stress.
7. Minta bantuan-tangan orang lain. Energi anda mungkin terhadang. Di tangan seorang terapi, seperti ahli ankupuntur, atau pijat tradisional langganan anda sangat membantu. Menurut Eva Selhub, MD, staf fisik senior di Institut Benson-Henry untuk Pengobatan Tubuh dan Pikiran,Rumah Sakit Umum Massachuset, Chestnut Hill, mengatakan, para terapis tersebut membantu menghilangkan penghalang yang menimbulkan masalah emosional dan fisik dalam tubuh. "Ketika penghalang pergi, energi akan mengalir lancar dalam tubuh," demikian menurut penelitian terbaru di Inggris yang dipublikasikan dalam Jurnal New Scientist.
8. Ambil cuti dari teknologi sesaat. Menjadi terikat dengan piranti elektronik menjadikan kita selalu dalam kondisi "siap". Jangan salah bila adrenalin langsung naik hanya dengan mendengar dering telepon genggam berbunyi. Sejalan waktu, hidup dengan adrenalin cepat naik turun akan sangat melelahkan. Bahkan menurut riset, telpon genggam, menaikkan tingkat stress pada wanita. Ambil waktu paling tidak satu jam sehari, jauhkan diri anda dari teknologi komunikasi. Buat diri anda nyaman melakukan apa yang anda kerjakan tanpa konsentrasi terpecah. Ini sangat membantu untuk terhubung kembali dengan diri sendiri dan membantu mengisi ulang energi anda.
9. Berdiam diri sesaat. Situasi serba hiruk-pikuk. Jangan sampai ikut terseret arus. Ambil jarak dengan situasi tersebut dan berdiam diri sesaat. Memejamkan mata akan sangat membantu. Tarik nafas perlahan dengan tenang hingga detak nadi dan jantung anda memelan. Jika perlu lakukan meditasi sesaat. Cara ini menurut para psikologis seperti halnya proses menyetel ulang dalam skala kecil.
Semakin anda terlatih menjaga fokus, anda semakin mudah menenangkan diri kapan pun dan dimanapun ketika anda membutuhkan penyegaran.
10. Bersihkan tidur anda. Menurut kata yang beredar dalam ilmu kesehatan tentang tidur saat ini, adalah kebersihan tidur. Ini bukan hanya sekedar sprei bersih, melainkan kondisi yang akan membantu anda menciptakan atmosfir "istirahat" sehingga anda akan tidur nyenyak dan terbangun dengan segar, tanpa perlu bantuan obat tidur.
Kebersihan tidur disini--selain tempat tidur bersih tentunya--kamar tidur dengan cahaya minim, jauhkan nyala lampu yang, pastikan suhu ruang terasa sejuk dan sebisa mungkin singkirkan suara-suara yang tak perlu
sumber: www.litbang.depkes.go.id
Selengkapnya...