13 Pesan Umum Gizi Seimbang (PUGS) : 1. Makanlah beraneka ragam makanan. 2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi. 3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi. 4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi. 5. Gunakan garam beriodioum. 6. Makanlah makanan sumber zat besi. 7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur 4 bulan. 8. Biasakan makan pagi. 9. Minumlah air bersih dan aman yang cukup jumlahnya. 10. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur. 11. Hindari minum minuman beralkohol. 12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan. 13. Bacalah label makanan yang dikemas.

Sabtu, 05 Maret 2011

Buah Naga Kuatkan Fungsi Ginjal


Sajen buat dewa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Buah yang kaya serat, vitamin, dan mineral ini mampu mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.
Buah naga memiliki penampilan sangat unik dan menarik. Ukurannya sebesar mangga gedong gincu, dengan warna merah menyala. Kulitnya seperti sisik ular besar (naga), tetapi bukan karena itu buah ini dikenal sebagai dragon fruit. Rasanya manis segar dan sedikit asam.

Ada yang mengaitkannya dengan mitos mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Akhir-akhir ini tanaman buah tersebut juga mulai dimanfaatkan sebagai tanaman hias berbuah yang ditanam di dalam pot. Kaya Serat
Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses. Sementara itu, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik. Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Goldberg, 1994).

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Sayangnya, konsumsi serat di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram per orang per hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram per orang per hari.
Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Diperkirakan setiap 6 mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh.

Betakaroten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.
Betakaroten juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. Betakaroten dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.
Turunkan Kolesterol

Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah. Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Khasiat buah naga masih belum diketahui oleh masyarakat luas. Selain penelitian yang masih sangat terbatas, buah ini masih sangat langka. Bahkan, masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak mengenal buah ini.
Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1 pada buah naga mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Konsumsi vitamin B1 per orang per hari yang dianjurkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004) adalah 0,5-0,9 mg untuk anak-anak di bawah 10 tahun, serta 0,9-1,0 mg untuk orang dewasa. Wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui perlu tambahan sebesar 0,3 mg per hari di atas kebutuhan normalnya.

Pada prinsipnya tiamin (vitamin B1) berperan sebagai koenzim dalam reaksi-reaksi yang menghasilkan energi dari karbohidrat dan memindahkan energi membentuk senyawa kaya energi yang disebut ATP. Kekurangan tiamin akan menyebabkan polyneuritis (beri-beri kering), yang disebabkan oleh terganggunya transmisi saraf atau jaringan saraf menderita kekurangan energi. Gejala kekurangan tiamin mula-mula adalah lelah, hilang selera makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat tersebut juga baik untuk mentralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.
Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi, yaitu mencapai 83 gram per 100 g daging buah. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat.
Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga (Komponen dan Kadarnya)
Air (g) 82,5-83,0
Protein (g) 0,16-0,23
Lemak (g) 0,21-0,61
Serat/dietary fiber (g) 0,7-0,9
Betakaroten (mg) 0,005-0,012
Kalsium (mg) 6,3-8,8
Fosfor (mg) 30,2-36,1
Besi (mg) 0,55-0,65
Vitamin B1 (mg) 0,28-0,30
Vitamin B2 (mg) 0,043-0,045
Vitamin C (mg) 8-9
Niasin (mg) 1,297-1,300


Sumber: Gaya Hidup Sehat
Selengkapnya...

Makanan Pendongkrak Semangat


Para ilmuwan telah mempelajari kaitan antara apa yang kita makan dan apa yang kita rasakan. Penelitian membawa bukti-bukti bahwa mengubah pola makan akan memengaruhi metabolisme dan sinyal kimiawi di otak sehingga berpengaruh pada level energi dan mood.
Makanan bisa mendatangkan energi dengan tiga cara, menyediakan cukup kalori, dengan cara menghasilkan stimulan seperti kafein, serta mendorong metabolisme membakar energi lebih efisien. Sementara itu untuk mood, pilihlah makanan yang bisa menstabilkan gula darah dan memicu serotonin di otak.
Jadi, inilah daftar beberapa makanan yang masuk dalam kriteria penambah energi tersebut.
1. Karbohidrat
Karbohidrat mungkin menjadi musuh bagi pelaku diet, tapi makanan ini sangat penting untuk mendongkrak energi dan mood. Kuncinya adalah menghindari jenis yang manis karena menyebabkan gula darah gampang naik dan juga turun sehingga menyebabkan kita mudah lelah dan agak moody. Pilihlah karbohidrat kompleks, seperti beras merah, sereal, serta roti gandum utuh.
2. Kacang almond dan hazelnut
Jenis kacang ini bukan cuma sarat protein tapi juga mengandung magnesium, mineral yang berperan penting mengubah gula menjadi energi. Penelitian menunjukkan kekurangan magnesium bisa menyebabkan kita kelelahan.
3. Daging tanpa lemak
Daging sapi atau unggas tanpa lemak merupakan sumber protein yang sehat. Daging juga mengandung asam lemak tirosin yang bisa memicu level dopamin dan neropinephrine, zat kimia dalam otak yang membantu kita tetap awas dan fokus. Daging juga mengandung vitamin B12 yang bisa melawan insomnia dan depresi.
4. Ikan laut dalam
Ikan laut dalam yang kaya omega-3, seperti salmon atau ikan kembung terbukti membantu kita melawan depresi. Manfaat lainnya adalah menyehatkan jantung. Bagi yang tidak menggemari ikan, dapatkan sumber omega-3 lain seperti kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau atau suplemen.
5. Sayuran hijau
Zat gizi lain yang bisa mengusir depresi adalah folat. Seperti halnya omega-3, asam folat juga bisa kita temukan dari sayuran berdaun hijau, seperti bayam. Kacang-kacangan dan buah sitrus juga kaya akan folat.
6. Serat
Serat efektif untuk menstabilkan energi. Makanan kaya serat akan dicerna secara lambat sehingga suplai energi akan tersedia lebih lama. Tingkatkan asupan serat Anda dengan mengonsumsi kacang, buah, sayur, roti atau sereal yang mengandung serelia utuh.
7. Air
Dehidrasi dan kelelahan bagaikan dua sahabat karib. Penelitian menunjukkan dehidrasi berskala ringan akan memperlambat metabolisme dan mengurangi energi. Solusinya sederhana, konsumsi cukup air putih atau minuman tanpa pemanis lainnya setiap hari.
8. Kopi
Kafein merupakan unsur terpenting pada kopi yang berfungsi sebagai stimulan. Kafein dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan ginjal. Pengaruhnya terhadap sistem saraf pusat adalah mencegah rasa ngantuk, menaikkan daya tangkap panca indera, mempercepat daya pikir, serta mengurangi rasa lemah. Kafein juga bisa didapatkan dari teh, cola dan cokelat hitam.
Selengkapnya...

Gizi Ibu Hamil


Bahagia sekali ketika dokter atau bidan menyatakan bahwa akan ada kehidupan di dalam rahim. Untuk mempersiapkan hadirnya sang buah hati, perlu bagi ibu, tentu saja dengan dibantu sang suami untuk mempersiapkan segala sesuatunya. termasuk mempersiapkan kebutuhan gizi yang cukup untuk kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.

Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat yang seimbang. Selain pilihan makanan sehat, pada saat kebutuhan vitamin. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Namun terkadang diperlukan tambahan makanan, bahkan suplemen sesuai dengan kebutuhan. berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil:
- Menyediakan energi yang cukup untuk kebutuhan dan kesehatan tubuh
- Menyediakan semua kebutuhan ibu dan bayi, meliputi protein, lemak, vitamin dan mineral
- Dapat menghindarkan pengaruh negatif bagi bayi.
- Mendukung metabolisme tubuh dalam memelihara berat badan, kadar gula darah dan tekanan darah.

KALORI
Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energi yang meningkat. Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin, pembentukan plasenta, pembuluh darah dan jaringan yang baru. Selain itu, tambahan kalori dibutuhkan sebagai tenaga untuk proses metabolisme jaringan baru. Namun dengan adanya pertambahan kebutuhan kalori ini, tidak menjadikan untuk terlalu banyak makan. Tubuh memerlukan sekitar 80.000 tambahan kalori pada kehamilan. Dari jumlah tersebut, berarti setiap harinya sekitar 300 kalori tambahan yang dibutuhkan ibu hamil. Memang cukup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. Untuk jangka pendek, gunakanlah rasa lapar sebagai panduan kebutuhan kalori. Monitorlah berat badan untuk membantu menilai menilai apakah sudah mengkonsumsi makanan sejumlah kalori yang tepat. Mungkin saja membutuhkan bantuan dokter atau ahli gizi untuk membantu dalam mencukupi kebutuhan kalori selama kehamilan.

PROTEIN
Ibu hamil membutuhkan protein lebih banyak selama kehamilan dibandingkan waktu-waktu lainnya. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein setiap harinya, lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lian. Menambahkan protein ke dalam makanan merupakan cara yang efektif untuk menambah kalori sekaligus memenuhi kebutuhan protein. Lauk hewani seperti daging, ikan, telur, susu, keju dan hasil laut merupakan sumber peotein. Selain tiu juga bisa di dapat dari lauk nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, tahu, oncom, dan hasil olahannya.

ASAM FOLAT
Asam folat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio. Asam folat juga mencegah neural tube defect, yaitu cacat pada otak dan tulang belakang. Kekurangan asam folat juga dapat meningkatkan kurang umur (prematur), bayi berat lahir rendah (BBLR) dan pertumbuhan janin yang kurang. Sebenarnya, asam folat sangat diperlukan terutama sebelum kehamilan dan pada awal kehamilan. Namun, ibu hamil harus tetap melanjutkan konsumsi asam folat yaitu 600 mg. Asam folat bersumber dari sayuran berwarna hijau, jeruk, buncis, kacang-kacangan, roti gandum atau sumplementasi asam folat.

ZAT BESI
Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh.Selama kehamilan, volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan pasokan darah bayi. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambahn sekitar dua kali lipat. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi, ibu hamil akan mudah lelah dan rentan infeksi. Resiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi berat lahir rendah juga tinggi. Kebutuhan zat bsi bagi ibu hamil sekitar 27 mg sehari. Selain dari suplemen, zat besi bisa didapatkan secara alamai dari daging merah, ikan, unggas, sereal sarapan yang telah difortifikasi zat besi, dan kacang-kacangan.

ZINC
Dari beberapa studi melaporkan bahwa ibu hamil yang memiliki kadar zinc rendah dalam makanannya, beresiko melahirkan prematur dan bayi berat lahir rendah. Sedangkan uji klinis suplementasi zinc tidak dapat kejelasan mengenai keuntungan mengkonsumsi zinc dalam jumlah yang lebih tinggi. Namun, mengkonsumsi zinc dalam jumlah yang cukup merupakan langkah antisipatif yang dilakukan. Zinc dapat ditemukan secara alami pada daging merah, gandum utuh, kacang-kacangan, dan beberapa sereal sarapan yang telah difortifikasi. Pada umumnya, wanita tidak membutuhkan tambahan suplemen. Namun, untuk mengkonsumsu suplemen (sekitar 25 mg/hari) jika dalam kondisi yang kurang sehat.

KALSIUM
Janin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 - 30 mg/hari. Paling banyak ketika trimester ketiga kehamilan. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdialitasi. Kalsium juga diperlukan untuk mengantarkan sinyal saraf, kontraksi otot dan sekresi hormon. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1.000 mg/hari Sumber kalsium dari makanan diantaranya produk susu seperti susu, keju, yogurt. Selain itu, ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik.

VITAMIN C
Vitamin C yang dibutuhkan janin terganting dari asupan makanan ibunya. Vitamin C merupakan antioksidan yang melinsungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kolagen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Sumber vitamin C adalah tomat, jeruk, strawberry, jambu buji, dan brokoli. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

VITAMIN A
Vitamin A memegang peranan penting dalam fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan, imunitas, serta pertumbuhan dan perkembangan embrio. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah. Vitamin A dapat ditemukan pada buah dan sayur berwarna hijau atau kuning, mentega, susu, kuning telur, dan lainnya.


Dibawah ini beberapa tips untuk ibu hamil:

1. Konsumsilah makanan dengan jumlah lebih banyak dari anjuran di piramida makanan. Kemudian tambahkan sayuran dan protein, buah, produk susu, dan terakhir makanan berlemak. Dengan konsep piramida, makin ke bawah makin besar kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya.
2. Menu yang bervariasi pada makanan sangat penting. Hal ini membantu mendapatkan kenutuhan vitamin dan mineral dari makanan yang dikonsumsi. Variasi menu juga mencegah kebosanan.
3. Bawalah selalu air putih. Minum air dalam jumlah cukup dapat membantu kehamilan sehat. Dengan cukup air, kulit ibi lebih sehat (elastis), serta dapat mengurangi gejala kehamilan umum seperti sembelit, bengkak, dan sebagainya. Minum cukup yaitu 8 gelas sehari. Minuman lain seperti soda, kopi tidak bo;eh dihitung sebagai perhitungan 8 gelas sehari.
4. Makanlah dalam jumlah sedikit jika memiliki masalah mual atau muntah atau pengurangan ruang di perut ketika hami. Mengkonsumsi makanan dalam kecil namun sering dapat membantu mengatur kadar gula darah yang membuat merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
5. Selalu ingat bahwa penambahan berat badan saat kehamilan merupakan bagian penting dari kehamilan. Hindari diet atau pantangan pada makanan tanpa berdiskusi dengan tenaga kesehatan. Makan baik selama kehamilan dapat memastikan pertambahan berat badan dan mendapatkan zat gizi yang dibutuhkan selama hamil.
6. Vitamin maupun suplemen tidak dimaksudkan untuk mengganti asupan makanan selama kehamilan. Suplemen dan vitamin dimaksudkan untuk membantu mencukupi kebutuhan yang diperlukan ibu hamil. Mungkin saja bisa mengkonsumsi banyak vitamin, namun beberapa vitamin (seperti vitamin A) dalam jumlah besar dapat menyebabkan kecacatan.

Yang perlu diingat adalah bahwa mengkonsumsi makanan selama kehamilan untuk dua orang (ibu dan jabang bayi) bukan berarti makanan tidak terkontrol. Yang penting adalah kandungan makanan dalam jumlah yang cukup. Semiga kehamilan Anda berjalan lancar.
Selengkapnya...

Rabu, 09 Februari 2011

4 Alasan Perempuan Sulit Menurunkan Berat Badan


Anda tentu sudah tahu kunci dalam menurunkan berat badan: mengatur pola makan (termasuk menguranginya) dan berolahraga. Tetapi jika Anda sudah melakukan cara ini, namun berat badan tidak juga turun bahkan malah bertambah, kemungkinan Anda memiliki kondisi kesehatan yang menyabotase upaya Anda untuk langsing ini. Gejala-gejalanya memang samar-samar, sehingga dokter pun seringkali tak menyadarinya. Namun pada dasarnya, ada empat hal yang menyebabkan perempuan sulit menurunkan berat badan.

1. Mengalami intoleransi makanan tertentu
Kebanyakan dari kita mudah mengenali gejala alergi makanan, misalnya, muncul bercak-bercak merah setelah mengonsumsi udang atau kepiting. Namun mayoritas pasti tak dapat membedakan apakah yang dimaksud alergi makanan dan intoleransi makanan. Dengan sendirinya, kita juga tidak tahu bagaimana menangani masalah ini.

Alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengidentifikasi makanan sebagai sesuatu yang berbahaya, dan reaksinya cukup cepat. Sedangkan intoleransi makanan punya berbagai penyebab, termasuk kurangnya enzim pencernaan tertentu (seperti pada kasus intoleransi laktosa), atau sensitif terhadap bahan tambahan makanan, dan cenderung akan terlihat setelah beberapa waktu, demikian menurut Elizabeth W. Boham, MD, RD, dokter keluarga di The UltraWellness Center di Lenox, Massachusetts.

Mengonsumsi makanan yang "bermasalah", seperti produk olahan susu, tepung, telur, kedelai, jagung, dan kacang-kacangan, bisa menyebabkan perut kembung dan menambah berat air. Gejala lain yang bisa Anda alami antara lain, diare, sembelit, asma ringan, eksim, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, dan kelelahan. Para ahli memperkirakan bahwa intoleransi makanan memengaruhi 1 dari 10 orang.

Ahli penyakit dalam atau ahli gastroenterology bisa saja mendiagnosa masalahnya, tetapi Anda juga bisa mencegahnya dengan memilih makanan yang benar. Dr Boham menyarankan untuk mulai menyingkirkan makanan yang mengandung zat tepung dan olahan susu (ini penyebab terbesarnya) selama dua sampai tiga minggu. Jika belum terlihat ada perubahan, hindari juga telur, jagung, kedelai, dan kacang-kacangan, serta makanan yang mengandung pewarna makanan dan bahan pengawet. Setelah beberapa minggu, perlahan kenalkan kembali makanan-makanan ini, satu demi satu, untuk mengetahui reaksinya.

2. Memiliki tiroid
Kelenjar tiroid berfungsi memproduksi hormon yang mengatur cara tubuh Anda menggunakan energi. Tiroid yang tidak aktif (hypothyroidism) bisa mengacaukan metabolisme Anda, selain memengaruhi aspek lain dalam kesehatan Anda. Diperkirakan, 10 persen orang dewasa (terutama perempuan) usia 40-50 tahun mengalami hypothyroidism.

Bagaimana gejala yang menunjukkan adanya hypothyroidism? Selain penambahan berat badan atau ketidakmampuan untuk menurunkan berat badan, Anda juga akan kelelahan, rambut rontok, kulit kering, nyeri sendi dan lemah otot, menstruasi yang berat, sensitif terhadap udara dingin, bahkan depresi. Namun orang yang mengidap hypothyroidism dalam kadar rendah hanya akan merasa lemas, tanpa ada tanda-tanda sakit.

3. Kekacauan hormon
Sebanyak 1 dari 10 perempuan usia produktif mengidap polycystic ovary syndrome (PCOS), atau sindrom ovarium polikistik. Inilah kondisi dimana indung telur perempuan memproduksi kelebihan hormon pria. Selain menyebabkan masalah ovulasi dan ketidaksuburan, PCOS juga akan menimbulkan resistensi insulin, yang merupakan suatu kesalahan dalam cara tubuh memproses gula darah. Kondisi ini sering dihubungkan dengan kelebihan penyimpanan lemak, khususnya di sekitar pinggang. Hati-hati, bila tidak dirawat, resistensi insulin bisa menyebabkan Anda mengidap diabetes tipe 2.

Bila Anda mengalami masalah ini, gejala yang umum terjadi adalah mens yang tidak teratur, rambut yang tumbuh berlebih di area tubuh dan wajah, jerawat, kebotakan dengan pola seperti pada pria, kesulitan hamil, bersama dengan pertambahan berat badan yang tak dapat dijelaskan penyebabnya. Namun, tidak semua orang dengan PCOS memiliki masalah berat badan.

4. Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Beberapa jenis obat, seperti antidepresan, steroid, dan pil KB, memiliki beberapa efek samping seperti pertambahan berat badan. Hal ini disebabkan meningkatnya retensi air secara sementara. Coba Anda amati, jika berat badan Anda bertambah dalam beberapa bulan, bahkan beberapa minggu, setelah mulai mengonsumsi obat-obatan baru, artinya memang obat-obatan itulah penyebabnya.




sumber: female.kompas.com
Selengkapnya...

9 Kesalahan yang Memperlambat Metabolisme


Rata-rata, berat tubuh wanita akan bertambah sekitar 0,75 kg per tahunnya selama usia dewasa. Artinya, jika tidak dijaga, ketika mencapai usia 50 tahun, setidaknya ia akan menambah berat badan sekitar 20 kg. Supaya tidak terjadi, wanita harus bisa menjaga keseimbangan antara hormon, kehilangan massa otot, dan stres yang bisa memperlambat pembakaran kalori dalam tubuhnya. Namun, meski kenaikan berat badan di usia paruh baya tidak bisa dihilangkan sama sekali, tetapi setidaknya bisa diperlambat dengan cara mengatur asupan.

Untuk membantu mengurangi berat tubuh saat usia bertambah, pastikan asupan per waktu makan tidak lebih dari 400 kalori. Kemudian perbaiki asupan dengan menjaga aturan-aturan makan. Berikut hal-hal yang bisa memperlambat metabolisme tubuh: 1. Kurang makan
Untuk membakar kalori, Anda butuh makanan, tetapi penting agar makanan tersebut tidak diasup berlebihan. Kekurangan makan justru bisa berakibat buruk bagi tubuh. Saat tubuh Anda kekurangan bahan bakar untuk melakukan fungsi biologis dasar (sekitar 1.100 kalori untuk kebanyakan wanita), tubuh akan mengerem metabolisme. Ini juga akan mengakibatkan pemecahan jaringan otot yang dibutuhkan untuk membakar kalori.

Cukupi kebutuhan makan Anda supaya tidak lapar. Sekitar 430 kalori per waktu makan dan diselingi dengan camilan 150 kalori akan cukup menjaga metabolisme tubuh bekerja. Waktu makan yang berselang sekitar 3-4 jam bisa membuat Anda tetap kenyang dan menghindari makan berlebihan di sisa hari.

2. Menghindari kafein
Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat, jadi, asupan kopi per hari Anda bisa meningkatkan metabolisme sekitar 5-8 persen, sekitar 174 kalori per hari. Teh seduh panas juga bisa meningkatka sekitar 12 persen metabolisme, begitu menurut sebuah studi yang dilangsungkan di Jepang. Para peneliti percaya zat antioksidan yang terkandung dalam teh bisa mendorong hal tersebut.

3. Karbohidrat putih
Tingkatkan asupan serat dengan mengganti karbohidrat Anda dengan roti gandum utuh, pasta, dan memperbanyak buah serta sayuran. Riset mengatakan, tambahan serat bisa meningkatkan pembakaran lemak sekitar 30 persen. Studi mengungkap bahwa wanita yang mengasup banyak serat memperlambat kenaikan berat badan di usia lanjutnya. Targetkan asupan serat sekitar 25 gram per hari (sekitar 3 porsi buah dan sayur).

4. Air bersuhu ruangan
Periset dari Jerman mengatakan bahwa mengkonsumsi 6 cangkir air dingin per hari (sekitar 1.4 liter) bisa meningkatkan metabolisme dan membakar sekitar 2,5 kg per tahunnya. Peningkatan metabolisme ini bisa jadi karena upaya tubuh untuk mengubah suhu minuman tersebut sesuai dengan suhu tubuh.

5. Makanan terkontaminasi pestisida
Para periset Kanada melaporkan bahwa mereka yang mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi polutan dari pestisida, mengalami masalah penurunan berat badan, bisa jadi ini disebabkan karena polutan tersebut memengaruhi proses pembakaran energi dalam tubuh. Riset lain mengatakan bahwa pestisida bisa memicu kenaikan berat badan. Sebaiknya pilih makanan organik.

6. Kekurangan protein
Pastikan protein ada dalam konsumsi Anda sehari-hari. Tubuh butuh protein untuk pembentukan otot. Tambahkan sekitar 3 ons daging bebas lemak, 2 sendok makan kacang, atau 8 ons yogurt rendah lemak ke dalam makanan sehari-hari. Riset mengatakan protein bisa membantu bakar kalori sekitar 35 persen.

7. Kekurangan zat besi
Makanan yang kaya akan zat besi membantu mengedarkan oksigen ke otot. Oksigen dibutuhkan untuk pembakaran lemak. Hingga mencapai kondisi menopause, setiap bulannya perempuan akan kehilangan zat besi lewat siklus menstruasi. Jika tidak mengasup lagi, tubuh bisa kehabisan energi dan metabolisme menurun. Kerang, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya, dan bayam adalah sumber-sumber yang bisa dipertimbangkan.

8. Kekurangan vitamin penting
Vitamin D adalah vitamin yang penting untuk menjaga jaringan otot tetap bekerja. Sayangnya, kita jarang mengasup vitamin ini, padahal per harinya kita butuh sekitar 400 IU. Vitamin ini bisa didapat dari tahu, susu yang diperkaya vitamin D, salmon, sereal, dan telur.

9. Tak cukup susu
Banyak bukti yang mengatakan bahwa kekurangan kalsium bisa menyebabkan tubuh kekurangan kalsium, yang berakibat metabolisme tubuh menurun. Riset mengatakan bahwa mengkonsumsi kalsium lewat susu seperti susu bebas lemak dan yoghurt rendah lemak bisa mengurangi penyerapan lemak dari makanan lain.

Selengkapnya...

Agar Tetap Langsing Meski Doyan Nasi


Makanan utama kebanyakan orang Indonesia adalah nasi, kita tak bisa mengingkari hal tersebut. Jadi daripada berjuang mati-matian untuk menghindari makanan ini untuk mencegah kegemukan, lebih baik Anda berdamai dengannya. Dengan memilih jenis karbohidrat yang tepat, Anda bisa tetap kenyang, meningkatkan energi, hingga membakar kalori. Anda hanya perlu mengikuti empat aturan dasar agar bisa tetap menikmati karbohidrat, dan membuat tubuh tetap langsing.

Pilih jenis karbohidrat yang tepat
Pertama-tama, Anda perlu memilih jenis karbohidrat yang tepat agar bisa menjaga berat badan. Dalam hal ini, Anda perlu memilih karbohidrat jenis resistant starch (RS), yang mengandung serat larut. Tidak seperti karbohidrat lain yang dicerna dengan cepat, atau setidaknya dicerna lebih lambat (seperti pada nasi merah), RS bisa langsung memasuki usus kecil tanpa dicerna sama sekali.

RS bisa ditemukan pada produk gandum utuh (oats, sereal, roti gandum, beras merah, dan pasta gandum), kacang-kacangan, dan buah yang belum matang betul, seperti pisang. Memasak dan membiarkan karbohidrat menjadi dingin sebelum dikonsumsi juga bisa meningkatkan kandungan RS-nya hingga 5 persen, seperti nasi putih, nasi sushi, salad pasta, atau salad kentang rebus.

Seimbangkan piring Anda
Siapa yang bisa menikmati iga sapi penyet atau campuran terong balado, ikan tongkol, dan perkedel jagung tanpa nasi? Jika Anda memang tidak bisa makan tanpa nasi, boleh saja menikmati nasi dengan lauk-pauknya. Syaratnya, hanya menyeimbangkan komposisi pada piring Anda. Nasi sebaiknya hanya menempati seperempat bagian dari piring Anda, sedangkan tiga perempat sisanya bisa diisi dengan makanan yang bisa membantu menurunkan berat badan Anda, seperti daging tanpa lemak, produk olahan susu rendah lemak, sayuran, kacang-kacangan, dan ikan-ikanan yang mengandung lemak sehat, dan buah-buahan.

Kurangi porsinya
Menyambung konsep tentang komposisi piring di atas, Anda bisa tetap mengonsumsi nasi atau karbohidrat lain setiap kali makan. Namun, Anda harus mengurangi porsinya. Misalnya, apabila pada siang hari Anda butuh makan sedikit lebih banyak, Anda hanya boleh makan nasi sedikit pada pagi dan malam hari. Kurangi juga porsi dagingnya. Tak suka nasi merah? Boleh kok, tetap makan nasi putih. Kuncinya hanya mengurangi porsinya, kok.

Jangan menghalangi diri Anda
Anda suka makan cake cokelat, donat, atau keripik kentang? Tak perlu memusuhi semua makanan ini sama sekali. Sebab, apabila Anda menghalangi diri dari makanan favorit Anda, akhirnya Anda hanya akan ngidam makanan tersebut, bahkan dalam jumlah yang lebih banyak. Anda bisa tetap mengonsumsinya, tetapi hanya untuk memuaskan rasa ingin saja, bukan untuk membuat perut Anda kenyang. Maka sepotong donat dengan sedikit taburan gula bubuk sih, boleh saja. Ingatlah bahwa makanan-makanan ini —termasuk keripik kentang—mengandung kalori yang tinggi. Belum lagi bahan baku lain pada cake yang bisa meningkatkan kadar kolesterol.



Sumber: female.kompas.com
Selengkapnya...